Hilangkan Egomu, karna itu yang disukai Tuhan

Spread the love

Syallom, Pagi ini, saya mendapatkan suatu pelajaran baru yang sangat luar biasa. Seolah saya diingatkan oleh Tuhan mengenai suatu kuasa “meminta maaf dan memaafkan”. Tuhan selalu punya cara ajaib untuk mengingatkan kita untuk selalu bertekun dab tetap sejalur dijalannya.

Kejadian itu adalah tadi pagi ketika saya keluar rumah untuk melondrikan pakaian kotor, di perjalanan tersebut saya melihat ada suatu kejadian yang bener bener touching dan membuat saya tertempelak,
dimana ada dua anak kecil cewek seumuran taman kanak-kanak yang sedang berantem sebut saja si A dan si B. disitu aku berjalan perlahan sembari memperhatikan dua gadis kecil yang sedang berantem itu. beberapa saat kemudian sebentar tiba-tiba mereka terdiam. lalu apa yang terjadi sodara?
si A menghentikan jambak-menjambak si B, lalu dia memeluk si B sembari berkata “maafin aku ya”, lalu si B pun juga berkata “maafin aku juga ya”, sesaat kemudian kedua anak itu pergi masuk ke gang sambil bergandengan tangan sembari masih mengucapkan “maafin aku, maafin aku”.
Kejadian itu bener-bener sangat menyentuh hati. anak kecil bisa dengan mudahnya meminta maaf dan memaafkan.
bagaimana dengan kita ini yang sudah dewasa?

Saya jadi teringat dengan satu firman Tuhan,
Matius 18:3 (TB) lalu berkata: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika kamu tidak bertobat dan menjadi seperti anak kecil ini, kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga.

Seorang anak kecil tidak mempunyai ambisi, kesombongan, dan keangkuhan sehingga cocok menjadi teladan bagi kita. Anak kecil pada umumnya rendah hati dan mudah diajar. Mereka tidak cenderung sombong atau munafik. 

Kita yang konon katanya sudah dewasa, sering kali malah memiliki hati yang terlalu keras karena sudah diselimuti oleh EGO, kemunafikan dan keangkuhan. Bahkan jujur saja, sering kali kalo kita melakukan kesalahan terhadap orang lain dan kita sendiri tahu bahwa tindakan kita itu salah, kita cenderung memunafikan diri dan sulit untuk meminta maaf atau kadang malah marah-marah untuk menutupi kesalahan kita agar tidak terbongkar.

Yah, sifat yang paling dibenci oleh Tuhan adalah ego, iri, angkuh, sombong .
Apabila sifat egois atau mementingkan diri sendiri terus dipelihara, maka lambat laun dalam dirinya akan timbul sifat baru yaitu tidak memiliki kerendahan serta kemurahan hati terhadap orang lain. Dan ini sangat bertentangan dengan apa yang telah diajarkan oleh Tuhan.
Padahal Alkitab mengatakan ,  Lukas 6:36 (TB) “Hendaklah kamu murah hati, sama seperti Bapamu adalah murah hati.”.  dan Dikatakan pula,   Matius 5:7 (TB) “Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan.”.

Namun tidak dipungkiri juga untuk melakukan perubahan sifat pada diri kita mengenai hal itu adalah teramat sulit untuk dilakukan, namun percayalah apabila kita mendasari setiap langkah hidup kita dengan “manual book” yang sudah di buat oleh Tuhan sendiri yaitu alkitab, maka kehidupan kita setidaknya akan tetap lurus dan tidak melenceng dari jalan yang ditetapkan Tuhan.

Buang sifat egois mu, dan lakukanlah hal yang menyenangkan Tuhan
maka kamu akan diberkati

Semarang, 06 Mei 2018


Spread the love

You May Also Like

About the Author: hantuceria

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: