Emak Ingin Aku Wisuda

    Wah Judulnya kayak judul film aja yah… setelah lama berkutat dan berjuang dengan koding dan ngegame MS Word hehe… bikin naskah skripsi sampe jereng mata wkwkwwkwk…. sampe badan kurus kering *ngakak*, dan kadang-kadang ditemani oleh penyakit maag yang kambuh, migrain hingga masuk angin, yang bikin ane kerokan.
    Puji Tuhan akhirnya hari itu tiba juga, Hari yang bisa ane bilang bersejarah, yap tanggal 18 Agustus 2014 sehari setelah peringatan kemerdekaan Indonesia ane menghadapi ujian sidang skripsi alias pendadaran. Hari Senin Pukul 11:30 *tadinya jam 13:00 tapi diajukan jadi jam 11:30* Ruang Sidang Fakultas Teknologi Informasi Universitas Mercu Buana Yogyakarta menjadi saksi dari ajang pembantaian dari tim dosen penguji kepada peserta pendadaran seorang mahasiswa yang bisa terbilang bangkot hahahaha… Akhirnya ane lulus mak, sekarang sudah ada gelar S.Kom dibelakang nama saya => Aditya Prima Sanjaya,S.Kom
    *note S.Kom disini adalah Sarjana Komputer, bukan Sarjana Komedi ya hahaha….*
    Pokoknya jangan ditanya dah apa perasaan ane waktu ane nunggu antrian buat masuk pembantaian hehe… kalo kata syahrintol itu sesyuwatu beudhhhh cetar membahana geli menggelora, rasanya pengen pipis terus mules dan aneh dah pokoknya rasanya.

    Setelah bergulat penuh dengan pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan oleh tim dosen penguji yang bagaikan rentetan tembakan dari automatic machine gun, dan sesekali ane terkena “letusan granat” alias pertanyaan yang mematikan bikin ane bungkam seribu bahasa *yang muncul cuman senyum senyum gimana gitu doank* selama kurang lebih satu setengah jam dan pula ane berjuang melawan rasa grogi takut tak karuan membuat ane kurang konsentrasi dalam sidang itu :/
    *jujur waktu itu ruangan sidang AC nya diset 18 DC, harusnya dingin kan… tapi kenapa ane malah keringatan segede biji jagung hahahaha*
    untungnya grogi itu cepat hilang, ane bisa segera menguasai keadaan,karena di dalam ruang sidang suasananya cair ada diselingi humor dari dosen penguji.. suasana adem walau panik ngga bisa jawab pertanyaan tetap menghantui.
    *Sebenarnya salah sendiri sih jadi takut sidang skripsi, gegara tersugesti cerita-cerita teman kalo skripsi itu ajang “pembunuhan dan pembantaian”, kita bakal dikejar oleh penguji dari hasil jawaban yang kita berikan. dosen akan mengorek abis apa yang ada di otak kita berkaitan dengan ilmu pengetahuan dan konteks skripsi yang kita sajikan. bener sih kata2 itu, namun ternyata ga perlu takut… dosennya gak gigit ternyata hahahaha*
    Akhirnya sidang selesai dan pengumuman hasil pendadaran, Puji Tuhan ane mendapat nilai yang memuaskan di sidang skripsi tersebut. Adalah tidak sia-sia usaha yang dilakukan dan tentunya dengan dukungan orang tua serta teman dan pula dengan penyertaan penuh Tuhan Yesus.

    Kesimpulannya adalah Jangan terlalu membayangkan yang enggak-enggak mengenai sidang skripsi,sidang skripsi ga semenakutkan yang dibayangkan. Apabila kamu menguasai ilmu yang kamu geluti dan fokus pada tema skripsi kamu, maka ngga perlu takut, soalnya penguji hanya akan bertanya berkutat dengan tema itu, nggak akan melenceng jauh dari situ.
    Wah minggu depan yudisium nih… udah dulu ah postingna, ane mau siapin berkas-berkas kudu siapin TOEFL, kudu bolak balik kampus 1 kampus 2 dulu yang jauhnya antar kota antar provinsi buat yudisium 🙂

    Selamat Juga kepada Teman Teman yang sudah lulus juga dalam pembantaian #eh sidang skripsi ini.

      2 thoughts on “Emak Ingin Aku Wisuda

      1. ndop

        Kalau aku duga sih, yg suka cerita serem ketika sidang itu adalah orang2yg bilainya jelek. Jadi mereka menakut2i supaya nilai kita ikut2an jelek. Haha

        1. hantuceria Post author

          Iya mas ndop… biasanya gitu…tp ga semua… soale temenku yg pinter aja tetep dikerjain sama dosen yg killer mpe bungkam pas sidang

      Tinggalkan Balasan

      Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *