Uniknya Museum De’Mata Jogjakarta

    Kali ini ane mau posting tentang salah satu destinasi wisata ah di kota jogja….
    Tak ada rasa bosan ketika kita memutuskan untuk menghabiskan liburan atau sekedar bermain ke kota Jogja. Kota Ngayogyakartohadiningrat yang sering disebut dengan Yogyakarta ini memang tergolong memiliki banyak objek wisata yang menarik dan indah untuk dinikmati. Apabila anda akan berlibur ke kota Jogjakarta, maka anda akan terbayang dengan kota yang penuh dengan tempat wisata berupa wisata edukasi, wisata sejarah, wisata budaya, wisata religius, wisata alam serta wisata belanja yang terletak di sepanjang pedestrian jalan malioboro nol kilometer, dan sepertina hanya itu saja yang dimiliki oleh kota Jogja.
    Namun, tahukah sobat apabila di Jogja sendiri kini memiliki wahana wisata yang masih baru gress kinyis-kinyis, wahana ini baru diperkenalkan kepada publik pada sekitar bulan desember 2013 lalu, dan mulai gencar berpromosi di tahun 2014 ini. Berhubung masih merupakan objek wisata yang masih baru, kami (dari Mustika Prima Transwisata) melakukan survey lokasi dan menambah channel serta pengetahuan mengenai wahana wisata baru ini untuk biro wisata yang kami kelola.
    Wahana ini adalah “De Mata 3D Trick Eye Museum”, sesuai dengan namanya di museum ini adalah berisi dengan hal-hal yang berkaitan dengan ilusi 3D.
    Hayo apa yang ada dibenak kalian saat mendengar “3D Museum”?
    Jangan-jangan kalian memikirkan tentang museum yang berisikan layar datar dengan teknologi tinggi, gambar jernih dan mulus yang digunakan untuk menyajikan video-video tiga dimensi (3D) tentunya dengan balutan efek dan penggunaan teknologi canggih dan mutakhir?
    kalo itu yang ada dipikiran sobat, maka itu salah besar 🙂
    Di Museum ini, berisikan dengan lukisan/gambar/image 3D dengan ukuran sangat besar yang diletakkan di tembok bahkan ada yang menjulur ke lantai, gambar-gambar tersebut bisa sobat gunakan untuk berpose berfoto ria ato istilah kerennya narsis dengan berbagai gaya dan pose yang bisa disesuaikan dengan gambar yang ada.
    misal kalian ingin seolah2 panjat tebing, maka kalian harus berpose tiduran dengan pose yang pas (bergaya) seperti orang panjat tebing di gambar 3D bertema tebing.
    Museum ini memiliki koleksi gambar 3D yang berjumlah banyak, menurut guide yang menemani kami, museum ini memiliki kurang lebih 120an gambar, dan konon museum ini adalah terbesar di asia karena museum ini memiliki koleksi lebih dari 100 gambar, sedangkan di museum sejenis di asia ini, rata-rata hanya memiliki 70 koleksi gambar. Museum ini menyajikan beraneka gambar mulai dari tema alam, olahraga, tokoh, binatang, super hero, roman, sirkus, ornament, termasuk obyek wisata tamansari dan pagelaran kraton. Dan Perlu diketahui tidak semua karya seni merupakan hasil karya lukisan namun merupakan hasil olahan digital print, tapi itu tidak jadi masalah karena hasil karyanya sangat luar biada indah dan tentunya sangat menarik untuk dinikmati.
    Menurut perhitungan kasaran ane, apabila sobat menggunakan semua gambar untuk berpose, misal 3 menit dan berpose di 100 gambar, maka membutuhkan waktu 3×100 gambar= 300 menit alias 5 jam hohohoho…
    Di Museum ini, sobat gak bakal bingung mengenai fungsi tiap gambar yang ada di museum 3D De Mata, karena di setiap gambar besar sudah disertakan foto hasil jadi(pose yang baik gimana), sample tersebut di letakan di sudut/samping gambar bisa di bagian atas maupun bawah.
    Sekadar tips kalo mau ke demata,
    pertama: sobat jangan lupa bawa KAMERA/HP Berkamera, masa ya mau melongo ngeliatin orang narsis,
    kedua: Jangan datang sendiri, apabila kalian ke demata, sekalipun sobat itu adalah jomblo jangan sendirian karena bakal susah untuk ngambil gambar meskipun udah bawa tongsis alias si otong narsis #eh, minimal 2 orang kalo mau kesana.
    ketigax: Jangan pas rame penuh, susah mau ambil gambar, masa ya harus antri lama untuk hanya berpose di satu gambar yang “laku”, kalo pas gak begitu ramai kan bisa bebas dalam berpose dan memilih gambar.

    Oya ketinggalan, satu lagi, menurut guide nya demata yang menemani kami, disini akan segera dibuka “Museum De Arca”, lokasi masih sama di kompleks XT Square hanya saja terletak di gedung terpisah dengan museum de’mata, dan De’Arca ini masih satu management sama De’Mata namun untuk memasuki De’Arca menggunakan tiket terpisah dengan De’mata alias kalian perlu bayar lagi 🙂
    Sesuai dengan namanya “De’Arca” museum ini akan diisi dengan berbagai karya seni berupa patung/arca.
    Penasaran Museum De’Arca seperti apa perwujudannya? Tunggu Tanggal maennya 🙂
    * ntar ane update lagi kalo De’Arca Udah Buka

    LOKASI:
    De’Mata 3D Trick Eye Museum
    Basement XT Square, Jl Veteran Pandeyan Umbulharjo (terminal lama umbulharjo)
    buka: 10:00-22:00
    TIKET: 25.000 – 35.000
    Rombongan (>25 orang) ada harga khusus

    Transportasi Umum:
    dari jombor/malioboro/Purawisata:
    naik transjogja jalur 2A, langsung sampai tujuan no transit, turun di shelter RS Hidayatullah (seberang XT Square)

    dari condong catur/gejayan:
    naik transjogja jalur 2B, langsung sampai tujuan no transit, turun di Shelter XT Square

    dari bandara/Jl Adisucipto:
    naik transjogja Jalur 3B, trnsit di shelter banguntapan ganti 2B, turun di shelter XTSquare

    Kalo naik kendaraan pribadi:
    dari malioboro terus sampe bangjo sebelum alun2 (BI) kalian belok ke kiri ke arah taman pintar sampe ada bangjo, kalian ke arah kanan (klenteng) arah ke jogjatronik/purawisata ikuti jalan sampe ketemu bangjo pojok beteng wetan kalian belok ke kiri
    ikuti jalan aja dan lewati 3 bangjo, sampe ketemu jalan pertigaan yang agak serong + ada tulisan XT Square ato RS Hidayatullah… Sampe deh

    Mau Wisata Keliling JOgja/ROmbongan?
    ke Mustika Prima Transwisata aja 🙂
    @mptranswisata

      3 thoughts on “Uniknya Museum De’Mata Jogjakarta

      1. Pingback: Old City 3D Trick Art Museum, “De Mata-nya” Kota Semarang | adhitnet™

      Tinggalkan Balasan

      Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *