Bangunan Aneh di dekat Candi Borobudur Magelang

    Awal mulanya ane dari kaskus, menemukan trit yang membahas tentang ‘bangunan misterius’ di seputaran candi borobudur, dikatakan di trit kaskus yang ane baca menyerupai sphynx di mesir, namun ini bentuknya adalah burung dengan mahkota dikepalanya, berwarna putih (dulunya mungkin) namun sekarang kumuh…
    Nah ini penampakannya

    Dalam trit itu, ada juga yang menyertakan posisi bangunan itu di Google MAP di -7.605582, 110.180992 letaknya ada di tengah hutan (spertinya)

    Ane yang orang muntilan aje malah belum tau kalo ada bangunan kek gitu , atokah ane yang kuper yah… 🙁 dan akhirnya ikutan penasaran seperti Tread Starter di kaskus itu heheeh…

    Nah, mengikuti perkembangan tread yang ada, serta ane bertanya di twitter ke @kabarMGL dan @muntilanku ane sedikit mendapatkan informasi mengenai bangunan itu.
    dan di kaskus sendiri ternyata ada yang mendapatkan informasi di salah satu blog…


    Ane kira bangunan itu adalah merupakan Candi, dan masih menjadi bangunan pendukung candi borobudur, ternyata… tebakan ane salah besar gan.. Berdasar Informasi yang ane dapet, Bangunan itu namanya adalah “Banyak Angkrem “(bahasa jawa) dan berada di daerah “Bukit Rhema” Borobudur, bukit di kawasan borobudur. Bangunan ini terletak di dusun Gombong desa kembanglimus Kecamatan Borobudur.

    Menurut info yang ane dapat, bangunan ini adalah merupakan gereja kristen, yang berbentuk seperti burung merpati yang berukuran raksasa.
    Dahulunya “burung” itu digunakan sebagai tempat sembahyang umat kristen, namun sayangnya (menurut blog yang ane baca) bangunan itu dalam proses pembangunannya belum selesai tetapi sekarang gereja itu rusak dan tak terurus…

    dikatakan dalam blog yang ane baca, pemandangan dari sekitar burung raksasa itu bagus.
    sebelah utara bisa liat kabupaten magelang, selatan bisa melihat puncak perbukitan menoreh.
    dan sebagai info, untuk menuju ke lokasi jalan yang dilalui sangat buruk, tidak bisa dilalui menggunakan motor/mobil. dan dipuncak tidak ada orang yang berjualan.
    Itu, yang info yang ane dapet dari blog tetangga….


    Oya, karena masih diliputi rasa penasaran ane iseng-iseng googling lagi mengenai bukit rhema, ternyata kawasan ini rencananya entah sudah selesai atau belum, dibuat sebagai rumah doa umat kristen dengan nama “bukit merpati”
    untuk informasi lebih lanjut bisa ke websitenya bukit merpati (ane nggak promosi lho ini)
    dan akhirnya rasa penasaran ane terjawab juga

    diolah dari berbagai sumber:
    @muntilanku, @kabarMGL , kaskus , Blog Ini,Blog Ini, dan ini

      28 thoughts on “Bangunan Aneh di dekat Candi Borobudur Magelang

      1. arif

        wah sayang ga keurus, mungkin kurang mendapat perhatian pemerintah setempat atau ada hal lain yg membuat bangunan itu kurang “diopeni”
        saya juga baru tau ttg hal itu

      2. cincan

        wah dari munttilan toh gan, ane jg mgl, tepatnya tempuran, tapi kok ane baru tau ya ada bangunan kya gitu di sekitaran candi borobudur, dan setau ane banyak angkrem itu ya nama bukitnya di menoreh, salaman. kalo bangunan itu ane malah baru tau ini

      3. mamad

        Bangunan yang berbentuk “banyak angkrem” itu terletak di bukit yang namanya Klempong wilayah perbatasan antara dukuh Gombong kembanglimus dengan dukuh kurahan karang rejo dan bersebelahan dengan “Punthuk Setumbu” persisnya di dukuh Kurahan Ds Karangrejo Kec.Bobobudur, kab Magelang
        Jika anda ke Punthuk setumbu bisa tanya orang sekitar dan pastinya tahu dan saya sendiri asli orang Kurahan

      4. mamad

        yang bikin bingung ane, puncak gunung itu namanya “klempong” kenapa menjadi “Rhema”, aku tahu persis karena dibelakang ekor gereja ayam itu tanah orang tua yang sekarang banyak tumbuh2an pohon jati

      5. sopo ingsun

        apakah yg pernah kesana tidak merasakan hawa yg aneh2 di sana?? baru mau naek di bukit nya saja sudah terasa panas. cb klo anda kesana ajak orang yg bisa melihat dan mendengar goib…. ada sesuatu terjadi disana namun blom terkuak sampe sekarang… klo sudah disana cb iseng2 tanya warga sekitar. pasti beda2 jawab nya itu…

      Tinggalkan Balasan

      Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *