Orang Tua BUKAN Barang Rongsokan

#harusnya ini autopost ditanggal 22, berhubung ternyata aplikasinya macet ya ane posting manual sekarang :)#

Ingatkah kamu sekarang hari apa?
Jika jawabmu Hari Jumat! hehe itu benar, namun yang ane maksud adalah hari ini adalah hari ibu, yang diperingati setiap tanggal 22 Desember.
Ngemeng-ngemeng tentang hari ibu, ane jadi teringat dengan sebuah renungan harian pagi waktu SMA dulu… (lama banget dah 8 taonan yang lalu hahahah)

Alkisah,
di negeri matahari terbit alias jepang pada jaman kuno dahulu mempunyai tradisi yang sangat tidak bermoral, pada jaman itu ada tradisi membuang orang tua ke hutan. Orang tua yang dibuang ini adalah mereka yang sudah tidak berdaya, sehingga mereka tidak memberatkan kehidupan anak2nya.

Pada suatu hari, ada seorang
pemuda yang bermaksud untuk membuang
ibunya ke hutan. Karena si Ibu
telah lumpuh dan agak pikun.
pemuda ini menyusuri hutan sambil menggendong ibunya. Si Ibu yang
kelihatan tak berdaya, berusaha
menggapai setiap ranting pohon
yang bisa diraihnya lalu
mematahkannya dan
menaburkannya di sepanjang jalan yang mereka lalui. Sesampai di dalam hutan yang
sangat lebat, si anak
menurunkan Ibu tersebut dan
mengucapkan kata perpisahan
sambil berusaha menahan sedih
karena ternyata dia sebenarnya tak tega melakukan
perbuatan ini terhadap Ibunya. Justru si Ibu yang tampak
tegar……….

Dalam senyumnya, dia berkata,
‘Anakku, Ibu sangat
menyayangimu. Sejak kau kecil
sampai dewasa, Ibu selalu
merawatmu dengan segenap
cintaku. Bahkan sampai hari ini, rasa sayangku tidak berkurang
sedikitpun. Tadi Ibu sudah
menandai sepanjang jalan yang
kita lalui dengan ranting-ranting
kayu. Ibu takut kau tersesat.
Ikutilah tanda itu agar kau selamat sampai di rumah”. Setelah mendengar kata-kata
tersebut, si anak menangis
dengan sangat keras. Kemudian
langsung memeluk ibunya dan
kembali menggendongnya untuk
membawa si Ibu pulang ke rumah. Pemuda tersebut
akhirnya merawat Ibu yang
sangat mengasihinya sampai
Ibunya meninggal.

Dari renungan diatas,
ada nasehat yang dapat diambil,
“Orangtua” bukan barang
rongsokan yang bisa dibuang
atau diabaikan setelah terlihat
tidak berdaya.
Ada pepatah “kasih ibu sepanjang jalan kasih anak sepanjang galah”

Karena pada saat
engkau Sukses atau saat engkau dalam keadaan Susah,
hanya ‘orangtua’ yang mengerti
kita dan bathinnya akan
menderita jika kita susah. “Orangtua” kita tidak pernah
meninggalkan kita, bagaimana pun
keadaan kita. Walaupun kita
pernah kurang ajar kepada
orangtua. Namun Bapak dan Ibu
kita akan tetap mengasihi kita.
Walau kita mungkin pernah merasa kesal karena dimarahi ortu, namun hal itu untuk kebaikan kita juga.
Dahulu waktu kita mulai ada di dunia ini, orang tua (ibu) yang merawat kita dengan repotnya, namun Ia tak mempedulikan itu…
Merasakan sakit yang luar biasa ketika melahirkan kita.
Rela kehilangan waktu nyante & waktu istirahat untuk merawat kita.
Kini saatnya kita merawat & mengasihi ortu kita dimasa tuanya.
*inipun belum cukup untuk membalas semua kebaikan mereka*

Sudahkah kita minta maaf atas kesalahan kita dan menyayangi orang tua kita?

Sebelum mengakiri postingan ini,
nyanyi dulu ah..

Kasih ibu kepada beta
tak terhingga sepanjang masa
hanya memberi tak mengharap kembali
bagai sang surya menyinari dunia

I LOVE YOU MOM
mama adalah sosok terbaik yang ada dihatiku.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *